Minggu, 15 Maret 2015

23:09

Ku tulis nama itu di langit gelap malam tak berbulan.

Berharap sesaat nama itu tertiup angin.
Perlahan beranjak pergi bersama awan berkawan.
Hingga tak berjejak.

Tersisa peluh hati diam dalam bisu.
Berdiri memandang langit malam ini.
Mensyukuri Sang Khalik tak ijinkan nama itu terindukan.
Biarkan angan memaknai bahwa Hati bukan untuk tersakiti.

|| Tentang Rindu ||

Senin, 14 Juli 2014

Pendewasaan mental.

Banyak yang aneh sudah terjadi. Semua di luar dugaan. Untuk berpikir negatif itu manusiawi. Tapi biarlah semuanya akan terjawab dengan sendirinya.
Tidak perlu harus bertanya kenapa.
Karena semakin keras kita berpikir mencari penyebabnya maka semakin keras pula situasi tsb akan menyakiti diri kita sendiri. Sabar dan ikhlas menghadapinya. Tak kan ada masalah jika tanpa jalan penyelesaiannya.
#Keepfight....!!!!

Cinta

Ada saatnya Kisah itu terkenang mengusik benak diamku kembali.....
Kau yang takkan pernah bisa ku rengkuh. Bahkan tuk berdiri hampa disisi bayanganmu....
Ingin ku matikan semua ingatan ini tentang dirimu.....
Tapi dimensi waktu telah mendekatkan kita kembali pada saat yang sangat ku sesali.
Berdiri disini... dengan tatapan nanar.
Kau yang aku cinta sampai saat ini....
Tapi bukan untuk termiliki.....
Bahkan untuk meneteskan air mata, aku sudah tak sanggup lagi....
Ikhlas ini untuk dirimu....
Ikhlas melihat kau bahagia bersama dengannya pilihan hatimu.
Biarlah Keabadian yang akan menyatukan kita kembali. Selamanya.....